Kini kutahu kenapa sore sering diabadikan oleh para pencinta dan pujangga.
Kukenang lagi hari dimana sinar ashar membelai kita dengan lembut.
Menemani menjadi perwakilan alam menyaksikan netra kita beradu.
Ditemani berbagai kenangan.
Ada puadai air biru membentang.
Ada sangkar yang dihiasi berbagai macam hewan.
Ada hamparan rerumputan.
Ada pula kendaraan berlalu-lalang.
Semuanya terprotet indah seakan menolak untuk dilupakan.
Ada orang bilang yang dirindukan itu kenangannya, bukan orangnya.
Kupikir itu salah.
Subjek dalam segala memori itu dirimu.
Jikalau di masa depan aku merindukan hal tersebut,
yang kumaksud bukan hanya kenangannya.
Tapi,
dirimu,
pemilik rekamannya.
Sha,
28 Maret 2021.

0 komentar